Category Archives: Referensi

Referensi

Kamus Istilah Forex

Kamus Istilah Forex

Ask/Offer Price: Dalam Forex, ask/offer price (harga tawar/jual) ialah harga yang ditentukan oleh pasar yang hendak menjual kurs pasangan mata uang tertentu (currency pair). Misal, jika tertulis EUR/USD 1,3225/25, maka ask priceĀ¬-nya adalah 1.3225. Maksudnya, Anda bisa membeli satu Euro dengan harga 1.3222 dollar Amerika. Ask Price juga sering disebut dengan Offer Price.

Aussie: Istilah Forex untuk dollar Australia.

Bank Rate (Suku Bunga Bank Sentral): Besaran persentase uang yang akan dipinjamkan oleh bank sentral kepada bank-bank komersial suatu negara.

Broker: Pihak perantara yang menjembatani antara institusi perdagangan kelas besar dengan retail trader.

Bid Price: Harga yang dipatok oleh pasar yang hendak membeli pasangan mata uang (currency pair).

Base Currency: Mata uang yang tertulis pertama dalam suatu pasangan mata uang (currency pair).

Cable: Istilah dalam Forex yang merujuk pada pasangan mata uang GBP/USD.

Cross currency: Pasangan mata uang (currency pair) yang tidak melibatkan dollar Amerika (USD) di dalamnya.

Commission: Komisi yang diterima broker untuk setiap perdagangan Forex yang ia handle.

CPI (Costumer Price Index): Ukuran suatu inflasi yang dipengaruhi oleh perubahan harga pada suatu komoditas tertentu.

EA (Expert Advisor): Sistem otomatis yang biasanya digunakan untuk mengelola posisi dan order secara otomatis

Bank Sentral Eropa (European Central Bank-ECB): Lembaga pengelola sistem keuangan negara-negara kawasan Uni Eropa.

Elliott Waves: Serangkaian prinsip untuk menganalisa grafik perdagangan Forex yang ditentukan dengan parameter 5-gelombang dan 3-gelombang.

Fed (Federal Reserve): Lembaga pengelola sistem keuangan Amerika Serikat.

Fibonacci: Tingkatan dalam trend break atau trend bounce yang dihitung pada rentang tren antara 23,6%; 32,8%; 50%; dan 61,8%.

Flat: Situasi ketika semua posisi tertutup dalam suatu akun.

Floating Profit/Loss: Keuntungan atau kerugian dalam posisi terbuka seorang trader.

Fundamental Analysis: Analisa yang didasarkan pada berita, indikator ekonomi, dan kejadian global.

Gap: Jarak antara periode harga penutupan dengan periode harga pembukaan.

Gross Domestic Product-GDP: Ukuran yang digunakan untuk mentaksir pendapatan dan belanja suatu negara.

Hedging: Menahan posisi pasar dengan tujuan mengamankan posisi buka dengan dengan bergerak ke arah yang berlawanan, atau melakukan jual dan beli disaat yang bersamaan.

Kiwi: Istilah Forex untuk dollar Selandia Baru.

Leverage: Rasio jumlah modal yang digunakan dalam suatu transaksi Forex. Rasio ini memungkinkan seorang trader untuk mengatur sejumlah uang yang banyak dalam suatu akun yang ringkas. Leverage sangat bervariasi, tergantung siapa brokernya, bisa 21:1 hingga 500:1 atau bahkan lebih besar lagi.

Liquidity: Ukuran pasar yang menggambarkan hubungan antara perubahan harga dengan volume perdagangan.

Long: Posisi yang bergerak menuju arah pembelian (buy). Base currency yang dibeli cenderung disebut long, sedang mata uang yang dijual disebut short.

Loss: Kerugian akibat penutupan suatu posisi dengan skema keuntungan negatif.
Major and Minor Currencies: Mengacu pada delapan mata uang dalam pasar Forex yang paling banyak dijual, yakni USD, EUR, JPY, GBP, CAD, NAZD, dan AUD

Margin: Sejumlah uang yang harus disimpan oleh seorang investor untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan transaksi. Margin diperlukan karena adanya kemungkinan suatu transaksi akan merugi.

Margin Call: Ketika seorang investor kehabisan margin, mereka harus melakukan margin call. Tergantung pada sang broker-lah suatu transaksi buka boleh ditutup ketika melakukan margin call.

Market Price: Harga sepasang mata uang yang sedang dijual di pasar.

Momentum: Ukuran kekuatan suatu mata uang untuk bergerak di pasar.

Moving Average: Indikator teknis fundamental yang menunjukkan rata-rata suku bunga yang ditentukan dengan kalkulasi terhadap suatu rentang waktu tertentu.

Open Position: Posisi jual atau beli suatu pasangan mata uang dalam kondisi pasar terkini.

Order: Perdagangan yang siap dieksekusi oleh seorang broker guna melaksanakan jual atau beli suatu mata uang dalam suatu harga tertentu.

Percentage Allocation Management Module (PAMM): Sistem yang membolehkan para trader untuk mengatur dana para investor yang diinvestasikan melalui PAMM.

Pivot Point: Dukungan utama atau kawasan resistensi yang ditentukan oleh tren penutupan sebelumnya, serta harga teringgi dan harga terendah posisi sebelumnya.

Pip (point): Digit terakhir dalam suatu nilai kurs (rate). Contoh: EUR/USD 1 point= 0.0001. Pengecualian pada aturan pip adalah pasangan mata uang yang terdapat Yen Jepang (JPY) di dalamnya dimana pip yang digunakan adalah 0.01 daripada 0.0001.

Pipette: Sering dipakai oleh BabyPips, Pipette adalah seper sepuluh dari satu pip. Jika AUD/USD bergerak dari 1.00898 menuju 100899, ini berarti bergerak satu pipette.

Profit (Gain): Ekuitas positif yang diperoleh dengan menutup posisi buka yang menguntungkan.

Principal Value: Jumlah awal dari total uang yang diinvestasikan.

Quote Currency: Mata uang kedua dalam suatu pasangan mata uang.

Resistance: Istilah teknis yang merujuk pada titik teratas pada grafik kenaikan harga mata uang saat itu.

RSI (Relative Strength Index): Indikator yang digunakan untuk mengukur kecenderungan pergerakan harga dengan membandingkan tren bullish dan bearish.

Scalping: Mengambil banyak posisi untuk keuntungan jangka pendek.

Slippage: Merujuk pada pelaksanaan order untuk harga yang tidak sama dengan yang diharapkan. Likuiditas rendah biasanya menjadi penyebab slippage.

Spread: Perbedaan pasangan mata uang antara harga yang dipasang (bid price) dengan harga yang diminta (ask price).

Standard Lot: Satuan yang merujuk pada 100,000 unit base currency dari pasangan yang terbilang.

Stop-Limit Order: Order untuk menjual atau membeli untuk suatu harga tertentu atau dibawahnya.

Stop-Loss: Titik yang ditentukan oleh investor dimana posisi yang sedang terbuka akan ditutup jika telah tercapai. Hal ini biasanya dilakukan untuk menghindari kerugian besar-besaran jika pasar bergerak kearah yang berlawanan dengan trade yang dipasang seorang trader.

Support: Istilah teknis yang merujuk pada garis-garis pada grafik perdagangan yang menahan pergerakan bearish dalam harga mata uang saat itu.

Swap: Pembayaran yang dilakukan untuk mempertahankan posisi perdagangan Anda.

Take-Profit: Titik pada saat transaksi akan ditutup ketika pasar mencapai suatu harga tertentu. Hal ini dilakukan untuk melindungi seorang trader dari kerugian atau kehilangan keuntungan.

Technical Analysis: Analisis pasar yang dilakukan dengan mengamati grafik dengan menggunakan indikator dan perangkat tertentu.

Trend: Pergerakan pasar kepada suatu arah tertentu.

Useable Margin: Jumlah uang yang tersedia dalam suatu akun yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi.

Used Margin: Jumlah uang yang dalam suatu akun yang telah digunakan.

Volatility: Ukuran jumlah fluktuasi harga pada pasangan mata uang dalam rentang waktu tertentu.

VPS (Vitual Private Server): Seperangkat komputer yang terbagi atas memori, CPU, dan penyimpanan data.