Faktor Kunci yang Mempengaruhi Pasar Perdagangan Forex

Dalam pelajaran ini kita akan belajar mengenai faktor kunci yang mempengaruhi pasar perdagangan forex. Ini merupakan salah satu dasar forex terpenting yang harus Anda pahami dalam mempelajari mengenai trading forex.

faktor-kunci-yang-mempengaruhi-pasar-perdagangan-forex

Jika defisit suatu negara meningkat, nilai mata uang negara tersebut menurun. Jika suatu negara mengurangi anggaran defisitnya, maka nilai mata uang tersebut akan beranjak normal dan nilai tukarnya pun banyak diminati. Hubungan yang sama juga bisa diterapkan pada defisit perdagangan suatu negara. Jika suatu negara melakukan lebih banyak impor daripada ekspor, hal tersebut akan berdampak buruk pada mata uang negara tersebut.

Inflasi mengurangi kemampuan belanja suatu mata uang, yang berakibat pada jatuhnya nilai mata uang tersebut. Jika inflasi semakin menjadi-jadi, maka nilai mata uang semakin turun dan turun karena dianggap tidak stabil. Jika inflasi di suatu negara menurun, mata uang negara lain beranjak naik.

Perubahan-perubahan politik dan sosial memainkan peran penting pada nilai tukar mata uang. Perubahan pada suatu rezim pemerintahan yang dinilai negatif akan berdampak pada menurunya nilai mata uang negara tersebut dalam jangka pendek, dan bisa jadi berlanjut dalam kurun waktu yang lama. Jika pemerintahan yang baru kemudian membuat kebijakan-kebijakan yang dinilai negatif, hal itu juga akan berakibat pada penurunan nilai mata uang negara tersebut.

Hal tersebut berlaku pula sebaliknya. Jika pemerintah yang sekarang mampu menetapkan kebijakan yang dinilai positif oleh dunia luar, maka hal tersebut akan meningkatkan nilai mata uang negara tersebut.

Untuk Amerika Serikat contohnya, tingkat suku bunga dan harga minyak merupakan faktor penting yang berpengaruh pada nilai tukar dollar AS. Suku bunga berpengaruh pada seberapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk melakukan pinjaman dan berapa banyak yang didapat dari berbagai investasi.

Menurut catatan sejarah, jika AS menambah tingkat suku bunganya, investor dari luar AS akan berbondong-bondong melakukan investasi. Para investor harus menjual mata uang negaranya masing-masing dengan dollar AS untuk membeli surat obligasi.

Jika suku bunga menurun, atau muncul persepsi bahwa suku bunga tersebut tidak akan naik lagi, para investor biasanya akan membeli Euro sebagai alternatif investasi yang kemudian berdampak pada melemahnya nilai dollar AS.

Amerika Serikat sangat bergantung pada produksi minyak luar negeri. Banyak perusahaan AS yang bergantung pada minyak. Sehingga, kenaikan harga minyak berarti peningkatan belanja negara dan otomatis mengurangi pendapatan. Tak jauh beda, ketergantungan suatu negara pada minyak sangat berpengaruh pada nilai mata uang negara tersebut dan dipengaruhi oleh perubahan harga minyak dunia. Ketergantungan AS pada minyak membuat dollar AS lebih sensitif terhadap harga minyak daripada negara-negara lain yang tidak terlalu bergantung pada minyak. Saat harga minyak naik, nilai dollar AS pun anjlok.

Jika Anda memahami faktor-faktor kunci yang mempengaruhi forex ini, Anda akan dapat melakukan analisis fundamental yang lebih akurat lagi dalam trading forex Anda.



About Jeremy