• Post Image

    Rencana Perdagangan Forex / Forex Trading Plan

    Semua trader harusnya memiliki rencana perdagangan forex atau yang umum dikenal dengan forex trading plan. Ada pepatah yang mengatakan, “Jika […]

  • Post Image

    Korelasi Mata Uang

    Banyak kabar yang beredar tentang dunia seputar forex akhir-akhir ini yang menyinggung tentang hubungan antara pasangan mata uang dan bagaimana […]

  • Post Image

    Masuk Dalam Dunia Forex

    Saat baru masuk dalam dunia forex, begitu banyak orang yang ingin segera melompat ke suatu tahap tertentu. Anda perlu belajar […]

  • Post Image

    Strategi Trading Forex Jangka Panjang

    Ada banyak alasan kenapa saya percaya bahwa strategi trading forex jangka panjang lebih menguntungkan daripada strategi trading forex jangka pendek. […]

  • Post Image

    Strategi Trading Forex Terbaik

    Pelajaran hari ini adalah sangat spesial karena kita akan membahas mengenai salah satu strategi trading forex terbaik yang ada. Jika […]

  • Post Image

    Trading di Multiple Position (Posisi Ganda)

    Apakah yang dimaksud dengan Trading di Multiple Position? Ini merupakah salah satu teknik atau strategi trading forex advanced (tingkat tinggi) […]

  • Post Image

    Keuntungan dan Kerugian Trading Forex Online

    Perdagangan Forex di Internet (Online Forex Trading) terus tumbuh semakin dan semakin populer di seluruh penjuru dunia setiap harinya. World […]

  • Post Image

    Menjadi Trader Yang Sukses

    Proses diartikan sebagai “serangkaian tindakan atau langkah yang ditempuh untuk meraih suatu akhir.” Kali ini kita tidak akan membahas proses […]

  • Post Image

    Cara Membaca Sinyal Forex

    Trading Signal atau sinyal forex mengindikasikan saat yang tepat bagi Anda untuk melakukan buying atau selling. Karena itu pengetahuan mengenai […]

  • Post Image

    Forex Budgeting

    Pelajaran hari ini singkat saja, yaitu mengenai Forex Budgeting atau pengaturan anggaran Anda untuk trading forex. Ingin punya setumpuk uang […]

  • Post Image

    Analisa Trend Forex

    Dalam perdagangan Forex, kita semua tahu di dalamnya pasti terdapat banyak sekali variabel. Salah satu variabel tersebut biasa disebut dengan […]

  • Post Image

    Analisa Teknikal Forex

    Dalam pelajaran hari ini kita akan mempelajari mengenai analisa teknikal forex (Technical Analysis). Dahulu, banyak trader yang menggunakan Analisa Fundamental […]

Strategi Trading Forex

Dalam pelajaran ini kita akan membahas mengenai strategi trading forex secara sistematis. Sistem yang baik adalah sistem yang secara konstan didukung oleh strategi entri yang akurat, perencanaan manajemen transaksi yang detail, petunjuk manajemen resiko yang baku, penggunaan tool-tool yang efektif, dan rencana perdagangan yang komplit.

strategi-trading-forex

Entry Strategy (Strategi Masuk) :

Entry Strategy merupakan hal yang penting terkait kesuksesan suatu sistem. Entry Strategy harus menempatkan Anda pada posisi yang menguntungkan. Entry Strategy-lah yang menentukan pada titik mana dan untuk alasan apa Anda harus rela melepaskan pundi-pundi dolar atau rupiah dan yakin bahwa terlepasnya dolar atau rupiah tersebut dari tangan Anda akan berbuah keuntungan. Sekali lagi, elemen paling penting dalam Entry Strategy adalah menempatkan diri Anda pada posisi yang berpeluang untuk sukses serta posisi dengan tingkat profitabilitas yang bagus. Entry Strategy Anda tidak musti sempurna, karena yang diperlukan hanyalah bagaimana memberi ruang pada sistem untuk menghasilkan keuntungan secara konsisten. Entry Strategy yang ecek-ecek, digabung dengan sistem yang dahsyat di sekitarnya, jauh lebih baik daripada entry strategy yang dahsyat, namun nihil akan sistem di sekelilingnya!

Trade Management (manajemen trading forex):

Strategi manajemen perdagangan Anda mencerminkan aktivitas trading yang akan Anda lakukan setelah membuat entri. Hal yang paling penting dalam strategi manajemen perdagangan adalah dengan menuliskannya rencana trading forex Anda. Anda harus tahu bagaimana Anda akan menjalankan perdagangan ke depannya sehingga Anda tidak mengambil keputusan yang buru-buru dan cenderung emosional. Mungkin inilah aspek yang paling rumit terkait dengan sistem trading karena di sana ada begitu banyak aspek yang harus dipertimbangkan saat menjalankan suatu perdagangan di pasar Forex. Berikut adalah beberapa poin yang harus Anda pertimbangkan sebelum memulai trading:

  • Adakah target keuntungan?
  • Adalah trailing stop di sana?
  • Seperti apa sistem yang Anda gunakan untuk melakukan trailing stop?
  • Kapan trailing stop harus dimulai?
  • Apakah Anda mengambil separuh keuntungan?
  • Seberapa besar keuntungan yang hendak Anda ambil?
  • Kapan Anda mengambil separuh keuntungan tersebut?
  • Berapa kali Anda akan mengambil separuh keuntungan tersebut?
  • Adakah titik lain yang hendak Anda gunakan untuk perdagangan lainnya?
  • Akankah Anda menambah posisi jika perdagangan kali ini menang atau kalah?
  • Pada persentase berapa dari skala menang atau kalah tersebut Anda akan menambah?
  • Berapa banyak yang akan Anda tambahkan?
  • Adakah titik dimana Anda hendak menambahkan satu posisi hedging?
  • Seberapa besar posisi hedge yang hendak Anda tambahkan?
  • Haruskah Anda menarik semua perdagangan sebelum perdagangan mencapai stop atau target?
  • Bagaimana Anda menghandle perdagangan jika beredar suatu berita?
  • Bagaimana Anda menghandle perdagangan jika perdagangan yang lain sedang berjalan?
  • Apakah Anda akan meninggalkan perdagangan saat live trade sedang berjalan?
  • Bagaimana Anda akan menghandle suatu live trade jika Anda pergi atau tidur?
  • Bagaimana Anda menghandle suatu perdagangan jika mendekati support atau resistance?
  • Apa yang Anda lakukan jika secara tidak sengaja Anda salah memasukkan ukuran yang tepat ke dalam perdagangan?
  • Sampai kapan Anda akan mempertahankan suatu perdagangan jika perdagangan saat itu hanya bergerak di sekitaran harga yang sama?
  • Akankah Anda mengambil entry pada satu pasangan mata uang jika Anda sudah berada di arah yang sama dengan pasangan mata uang terkait?
  • Berapa perdagangan yang akan Anda ambil dalam satu waktu?
  • Akankah Anda mempertahankan suatu perdagangan di akhir pekan?
  • Akankah Anda mempertahankan perdagangan yang menghasilkan suku bunga negatif pada akun Anda?
  • Sampai kapan Anda mempertahankan suatu perdagangan yang menghasilkan negative swap?
  • Bagaimana kalau ada sinyal, menurut prinsip entri Anda sendiri, muncul dari arah yang berlawanan sebelum Anda keluar dari perdagangan?

Inilah beberapa hal, dan sebenarnya masih banyak lagi, yang harus diperhatikan oleh seorang trader dalam menghadapi suatu live trade yang sedang berjalam. Kesemuanya harus direncanakan terlebih dahulu dengan segala peraturan yang ketat di dalamnya. Jika hal-hal tersebut di atas berlaku dalam manajemen perdagangan Anda, sangat disarankan bagi Anda untuk menuliskannya sebagai bagian dari manajemen strategi. Semoga penjelasan ini memberikan sedikit gambaran bagaimana menerapkan managemen strategi perdagangan Anda.

Risk Management (Manajemen Resiko):

Rencana manajemen resiko adalah panduan bagi Anda untuk menentukan berapa banyak uang yang akan digunakan dalam satu perdagangan. Sangat mustahil untuk membuat uang tanpa manajemen resiko yang solid. Atau, Anda tidak akan mampu membangun modal sampai Anda menguasai cara mempertahankan modal. Konsistensi dalam manajemen resiko merupakan hal yang sangat penting dalam meraih kesuksesan. Menempatkan sejumlah uang pada suatu perdagangan yang beresiko (karena tidak adanya alasan yang tepat untuk melakukannya) merupakan cara termudah untuk membuat diri Anda ditimpa masalah.

Sebagai contoh, hal yang paling sering dilakukan oleh seorang trader pemula adalah dengan menambah jumlah perdagangan hanya karena ingin meraih keuntungan yang lebih banyak. Maka inilah jalan menuju malapetaka karena hal tersebut mengindikasikan tidak adanya cara yang logis dalam sistem trader tersebut untuk menghasilkan keuntungan. Bisa jadi trader ini akan meraup banyak keuntungan dari banyaknya perdagangan yang ia ikuti, namun sekali saja ia kalah pada satu perdagangan, bisa-bisa dia akan mengalami kerugian yang besar. Ingat, trading tak ubahnya dengan matematika. Jika Anda memenangkan lima perdagangan pada rasio risk-to-reward 1/1, dan mempertaruhkan 1% di setiap perdagangan, maka Anda mempertaruhkan total 5%, yang merupakan angka yang cukup besar. Apa yang harus Anda hindari adalah mempertaruhkan lebih dari 2%. Jika Anda kalah di tiga perdagangan, maka Anda akan berada di posisi net loss, meskipun Anda menginginkan seluruh perdagangan Anda berada pada rasio 1:1.

Trading itu sulit. Anda tidak boleh mempertaruhkan diri Anda dengan tidak bisa konsisten dan membiarkan diri Anda kehilangan banyak uang saat melakukan perdagangan yang menjanjikan. Jangan, jangan sampai! Satu hal yang paling membuat frustasi adalah ketika Anda melakukan perdagangan yang bagus, maka hal tersebut tidak berarti Anda sedang membuat uang (meraih untung). Bisa jadi Anda meraih ratusan pips namun tetap kehilangan uang karena Anda tidak menjalankan manajemen resiko dengan baik. Dan inilah alasan kenapa Anda harus konsisten dengan strategi manajemen resiko.

Tools:

Tools (perangkat) merupakan salah satu hal krusial bagi kesuksesan seorang trader. Kesuksesan dalam perdagangan Forex menuntut Anda untuk menggunakan apa yang Anda punya secara efektif, dan hal tersebut mencakup penggunaan tools. Tergantung pada strategi yang Anda pakai, tools yang Anda gunakan bisa bervariasi dan berbeda dari tools yang digunakan trader sukses lainnya. Namun, apa yang penting di sini adalah Anda sedang menggunakan tools untuk meningkatkan keuntungan.

Tools Anda bisa jadi terdiri atas platform perdagangan Forex, komputer dengan beberapa monitor terpasang, perangkat lunak penunjuk sinyal, indikator, dan juga mentor. Ada sekian banyak tools yang dapat digunakan oleh seorang trader untuk menopang sistem yang ia jalankan. Namun, seorang trader musti tetap berhati-hati agar tidak terlalu memperberat kinerja sistem dengan memasang banyak tools pada sistem. Salah satu hal yang paling sering kami temukan adalah kenyataan bahwa banyak trader yang terlalu memberatkan kinerja sistem dengan menggabungkan semua tools pada sistem. Yang penting untuk dipahami adalah meskipun ada ribuan tools di luar sana yang dapat menopang kinerja sistem perdagangan Forex, tidak semuanya bisa dan perlu digunakan dalam strategi perdagangan yang Anda terapkan. Pendapat saya, penting untuk memiliki beberapa tools yang Anda nyaman dengannya dan yakin bahwa dengannya Anda akan menjadi trader yang bisa meraup lebih banyak keuntungan.

Plan:

Rencana adalah segala hal yang mengikat semua tindakan Anda dalam perdagangan Forex. Tanpa rencana tentang entry strategy, atau manajemen resiko, atau manajemen uang, mustahil suatu perdagangan Forex akan sukses. Rencana harus mencakup satu set arah yang detail tentang bagaimana semua komponen dalam sistem yang Anda jalankan terikat satu sama lain. Dalam rencana, juga tidak boleh hanya sekedar mendaftar apa-apa yang musti di lakukan untuk semua aspek dalam sistem perdagangan Forex yang Anda gunakan. Rencana tersebut juga harus mencakup tujuan-tujuan yang harus Anda capai. Jabarkan dalam rencana Anda apa yang diharapkan akan tercapai dari suatu perdagangan Forex yang dijalankan.

Sekali lagi, rencana adalah apa yang membuat semua komponen dalam sistem perdagangan Forex berjalan mewujudkan kesuksesan Anda. Ciri dari suatu rencana yang hebat adalah tumbuhnya kesadaran bahwa jika Anda patuh pada rencana, Anda akan sukses!


Rencana Trading Forex

Jumlah informasi yang tersedia di internet tentang pasar mata uang hampir-hampir tidak terbatas. Penguraian data-data yang ada untuk membuat suatu keputusan tentang kapan, apa, dan berapa yang akan diperdagangkan bisa menjadi sangat melelahkan. Trader yang baik biasanya mengelola informasi ini dan membuat keputusan yang tepat dengan menyusun rencana trading forex yang mencakup tujuan serta tools yang akan digunakan untuk meraih tujuan tersebut.

rencana-trading-forex

Satu rencana trading harusnya terdiri atas tiga bagian: Apa yang ingin Anda capai; Tools apa yang Anda gunakan; dan Bagaimana Anda menggunakan tools tersebut untuk meraih tujuan Anda.

Bagian pertama harus mencakup tujuan dan pola pikir. Tujuan harus adalah apa yang ingin Anda capai. Di dalamnya harus tercakup tujuan-tujuan dalam lingkup yang luas seperti target enam bulanan atau satu tahunan. Namun, di sana juga perlu disusun target jangka pendek seperti rasio keuntungan mingguan. Pola pikir harus adalah bagaimana Anda menilai diri Anda sebagai seorang trader.

Pembahasan kedua tentang rencana perdagangan Forex adalah tools apa yang Anda gunakan untuk meraih tujuan-tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Tool-tool inilah yang akan Anda gunakan untuk menjalankan perdagangan Forex nantinya. Termasuk tool di sini adalah broker Anda, platform yang Anda gunakan, dan perangkat lunak untuk memperlancar kerja Anda. Anda juga harus mengerti mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pasar perdagangan forex.

Jika Anda telah memutuskan tools apa saja yang akan Anda gunakan, kini saatnya Anda menentukan bagaimana Anda akan menggunakannya untuk mencapai tujuan. Bagian dari rencana ini adalah menentukan bagaimana Anda akan membuat keputusan tentang kapan, apa, dan berapa yang akan dibeli atau dijual. Atur sistem yang Anda gunakan untuk disesuaikan dengan tujuan dan tools Anda. Jabarkan dengan gamblang mengenai sistem dan strategi perdagangan Anda, juga tentang prosedur manajemen keuangan yang Anda pakai. Dalam penyusunan draf rencana tersebut, gunakan semua bentuk dokumentasi yang ada tentang perdagangan sebelumnya, dan pelajari dari pengalaman yang lalu agar terwujud strategi yang tepat di masa depan.

Jika ini adalah kali pertama Anda melakukan perdagangan Forex atau Anda tidak memiliki dokumentasi perdagangan sebelumnya, maka canangkan juga dalam rencana bahwa Anda akan mencatat semua perdagangan secara sistematis. Hal ini akan membuat Anda mudah untuk mencapai kesuksesan dan melakukan perubahan-perubahan di kemudian hari. Ingat, manfaat dari rencana perdagangan Forex ini adalah untuk diri Anda sendiri. Oleh karena itu rencana tersebut harusnya mampu membantu Anda mengelola informasi dan membuat keputusan, namun rencana tersebut juga harus fleksibel. Jika rencana Anda tidak berjalan, maka buat beberapa penyesuaian. Setelah rencana tersebut selesai, lakukan peninjauan ulang secara berkala untuk melihat performa Anda dalam mencapai tujuan tersebut.

Rencana perdagangan adalah kerangka kesuksesan. Dengan adanya rencana perdagangan, diharapkan Anda bisa fokus pada penetapan tujuan-tujuan, pemilihan tool-tool, dan penyusunan strategi. Maka kelak, rencana tersebut akan menyediakan cara yang sistamtis untuk mengecek kesuksesan Anda. Bisa saja orang berpikir bahwa keuntungan adalah bukti bagi sukses tidaknya suatu sistem perdagangan. Namun, rencana perdagangan Forex yang jelas dan terverifikasi membuat Anda tahu mana yang berjalan normal dan mana yang tidak. Maka dari itu, Anda dapat menghapus teknik atau strategi perdagangan yang tidak berfungsi dengan baik. Dengan pola kerja seperti ini, Forex trading bukan lagi seperti permainan, namun profesi.


Faktor Kunci yang Mempengaruhi Pasar Perdagangan Forex

Dalam pelajaran ini kita akan belajar mengenai faktor kunci yang mempengaruhi pasar perdagangan forex. Ini merupakan salah satu dasar forex terpenting yang harus Anda pahami dalam mempelajari mengenai trading forex.

faktor-kunci-yang-mempengaruhi-pasar-perdagangan-forex

Jika defisit suatu negara meningkat, nilai mata uang negara tersebut menurun. Jika suatu negara mengurangi anggaran defisitnya, maka nilai mata uang tersebut akan beranjak normal dan nilai tukarnya pun banyak diminati. Hubungan yang sama juga bisa diterapkan pada defisit perdagangan suatu negara. Jika suatu negara melakukan lebih banyak impor daripada ekspor, hal tersebut akan berdampak buruk pada mata uang negara tersebut.

Inflasi mengurangi kemampuan belanja suatu mata uang, yang berakibat pada jatuhnya nilai mata uang tersebut. Jika inflasi semakin menjadi-jadi, maka nilai mata uang semakin turun dan turun karena dianggap tidak stabil. Jika inflasi di suatu negara menurun, mata uang negara lain beranjak naik.

Perubahan-perubahan politik dan sosial memainkan peran penting pada nilai tukar mata uang. Perubahan pada suatu rezim pemerintahan yang dinilai negatif akan berdampak pada menurunya nilai mata uang negara tersebut dalam jangka pendek, dan bisa jadi berlanjut dalam kurun waktu yang lama. Jika pemerintahan yang baru kemudian membuat kebijakan-kebijakan yang dinilai negatif, hal itu juga akan berakibat pada penurunan nilai mata uang negara tersebut.

Hal tersebut berlaku pula sebaliknya. Jika pemerintah yang sekarang mampu menetapkan kebijakan yang dinilai positif oleh dunia luar, maka hal tersebut akan meningkatkan nilai mata uang negara tersebut.

Untuk Amerika Serikat contohnya, tingkat suku bunga dan harga minyak merupakan faktor penting yang berpengaruh pada nilai tukar dollar AS. Suku bunga berpengaruh pada seberapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk melakukan pinjaman dan berapa banyak yang didapat dari berbagai investasi.

Menurut catatan sejarah, jika AS menambah tingkat suku bunganya, investor dari luar AS akan berbondong-bondong melakukan investasi. Para investor harus menjual mata uang negaranya masing-masing dengan dollar AS untuk membeli surat obligasi.

Jika suku bunga menurun, atau muncul persepsi bahwa suku bunga tersebut tidak akan naik lagi, para investor biasanya akan membeli Euro sebagai alternatif investasi yang kemudian berdampak pada melemahnya nilai dollar AS.

Amerika Serikat sangat bergantung pada produksi minyak luar negeri. Banyak perusahaan AS yang bergantung pada minyak. Sehingga, kenaikan harga minyak berarti peningkatan belanja negara dan otomatis mengurangi pendapatan. Tak jauh beda, ketergantungan suatu negara pada minyak sangat berpengaruh pada nilai mata uang negara tersebut dan dipengaruhi oleh perubahan harga minyak dunia. Ketergantungan AS pada minyak membuat dollar AS lebih sensitif terhadap harga minyak daripada negara-negara lain yang tidak terlalu bergantung pada minyak. Saat harga minyak naik, nilai dollar AS pun anjlok.

Jika Anda memahami faktor-faktor kunci yang mempengaruhi forex ini, Anda akan dapat melakukan analisis fundamental yang lebih akurat lagi dalam trading forex Anda.


Manajemen Keuangan

Artikel mengenai manajemen keuangan (money management) ini merupakan salah satu artikel terpenting dunia perdagangan seputar Forex.  Jika Anda salah memahaminya, Anda tidak bisa jadi seorang trader. Sungguh, camkan perkataan saya karena saya tahu pasti. Jadi, jangan sekali-kali Anda enggan mengikuti prosedur manajemen uang yang saya akan ajarkan disini. Kenapa banyak orang ngotot melakukan hal-hal yang tidak berjalan? Saya tidak tahu pasti. Jika Anda tidak mengikuti prosedur manajemen keuangan dengan baik, maka Anda sedang berjudi. Dalam perjudian, Anda pasti kalah, kecuali Anda sedang sangat beruntung. Ingat! Kita ini trader, bukan pejudi.

manajemen-keuangan

Money management adalah tentang melindungi akun Anda. Sekali lagi, melindungi akun Anda.  Anda melindungi akun dengan mengelola resiko. Sebelum Anda terjun pada suatu perdagangan, tentukan resiko dollar atau rupiah maksimal dan berapa % jumlah tersebut dari yang ada di akun Anda. Sekali lagi saya ulangi, karena ini adalah hal aturan terpenting dalam trading. Sebelum Anda terjun pada suatu perdagangan, tentukan resiko dollar agtau rupiah maksimal dan berapa % jumlah tersebut dari yang ada di akun Anda.

Berapa banyak yang harus Anda korbankan? Bisa berapa saja, dari satu hingga lima persen. Saya pribadi lebih memilih mempertaruhkan 1% karena saya mematok keuntungan 5% setiap minggu. Trading bukan tentang bagaimana menjadi kaya dalam waktu singkat. Trading adalah tentang memperoleh keuntungan dari pasar forex oleh seseorang yang memiliki kesabaran dan orang seperti inilah yang akan sukses. Namun, target keuntungan 5% pun sebenarnya masih cukup rendah. Tapi jika Anda mengikuti saya dalam hal tersebut, Anda tidak perlu risau dengan habisnya tabungan di akun Anda. Jangan lupa untuk menyesuaikan resiko dan menghitungnya di akhir perdagangan karena di akhir suatu perdagangan, tabungan Anda pasti akan berubah.

Manajemen Keuangan juga berbicara tentang mengelola resiko menjadi penghargaan (rewards), yang membantu Anda saat memenangkan perdagangan tiga kali lipat dari kerugian Anda. Sehingga meskipun Anda kehilangan 50% saat itu, namun Anda masih bisa meraup untung. Hal ini kiranya dapat menambah saldo rekening Anda dengan membuat perhitungan pip yang lebih besar.

Sebagai kesimpulan, biasakan untuk berlatih manajemen uang di semua aktivitas perdagangan Forex. Jika Anda mampu menguasai money management, Anda akan merasa lebih baik karena jika Anda bukan seorang trader terbaik, Anda masih akan tetap bisa melakukan trading hingga Anda benar-benar menjadi trader terbaik.


Kamus Istilah Forex

Kamus Istilah Forex

Ask/Offer Price: Dalam Forex, ask/offer price (harga tawar/jual) ialah harga yang ditentukan oleh pasar yang hendak menjual kurs pasangan mata uang tertentu (currency pair). Misal, jika tertulis EUR/USD 1,3225/25, maka ask price¬-nya adalah 1.3225. Maksudnya, Anda bisa membeli satu Euro dengan harga 1.3222 dollar Amerika. Ask Price juga sering disebut dengan Offer Price.

Aussie: Istilah Forex untuk dollar Australia.

Bank Rate (Suku Bunga Bank Sentral): Besaran persentase uang yang akan dipinjamkan oleh bank sentral kepada bank-bank komersial suatu negara.

Broker: Pihak perantara yang menjembatani antara institusi perdagangan kelas besar dengan retail trader.

Bid Price: Harga yang dipatok oleh pasar yang hendak membeli pasangan mata uang (currency pair).

Base Currency: Mata uang yang tertulis pertama dalam suatu pasangan mata uang (currency pair).

Cable: Istilah dalam Forex yang merujuk pada pasangan mata uang GBP/USD.

Cross currency: Pasangan mata uang (currency pair) yang tidak melibatkan dollar Amerika (USD) di dalamnya.

Commission: Komisi yang diterima broker untuk setiap perdagangan Forex yang ia handle.

CPI (Costumer Price Index): Ukuran suatu inflasi yang dipengaruhi oleh perubahan harga pada suatu komoditas tertentu.

EA (Expert Advisor): Sistem otomatis yang biasanya digunakan untuk mengelola posisi dan order secara otomatis

Bank Sentral Eropa (European Central Bank-ECB): Lembaga pengelola sistem keuangan negara-negara kawasan Uni Eropa.

Elliott Waves: Serangkaian prinsip untuk menganalisa grafik perdagangan Forex yang ditentukan dengan parameter 5-gelombang dan 3-gelombang.

Fed (Federal Reserve): Lembaga pengelola sistem keuangan Amerika Serikat.

Fibonacci: Tingkatan dalam trend break atau trend bounce yang dihitung pada rentang tren antara 23,6%; 32,8%; 50%; dan 61,8%.

Flat: Situasi ketika semua posisi tertutup dalam suatu akun.

Floating Profit/Loss: Keuntungan atau kerugian dalam posisi terbuka seorang trader.

Fundamental Analysis: Analisa yang didasarkan pada berita, indikator ekonomi, dan kejadian global.

Gap: Jarak antara periode harga penutupan dengan periode harga pembukaan.

Gross Domestic Product-GDP: Ukuran yang digunakan untuk mentaksir pendapatan dan belanja suatu negara.

Hedging: Menahan posisi pasar dengan tujuan mengamankan posisi buka dengan dengan bergerak ke arah yang berlawanan, atau melakukan jual dan beli disaat yang bersamaan.

Kiwi: Istilah Forex untuk dollar Selandia Baru.

Leverage: Rasio jumlah modal yang digunakan dalam suatu transaksi Forex. Rasio ini memungkinkan seorang trader untuk mengatur sejumlah uang yang banyak dalam suatu akun yang ringkas. Leverage sangat bervariasi, tergantung siapa brokernya, bisa 21:1 hingga 500:1 atau bahkan lebih besar lagi.

Liquidity: Ukuran pasar yang menggambarkan hubungan antara perubahan harga dengan volume perdagangan.

Long: Posisi yang bergerak menuju arah pembelian (buy). Base currency yang dibeli cenderung disebut long, sedang mata uang yang dijual disebut short.

Loss: Kerugian akibat penutupan suatu posisi dengan skema keuntungan negatif.
Major and Minor Currencies: Mengacu pada delapan mata uang dalam pasar Forex yang paling banyak dijual, yakni USD, EUR, JPY, GBP, CAD, NAZD, dan AUD

Margin: Sejumlah uang yang harus disimpan oleh seorang investor untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan transaksi. Margin diperlukan karena adanya kemungkinan suatu transaksi akan merugi.

Margin Call: Ketika seorang investor kehabisan margin, mereka harus melakukan margin call. Tergantung pada sang broker-lah suatu transaksi buka boleh ditutup ketika melakukan margin call.

Market Price: Harga sepasang mata uang yang sedang dijual di pasar.

Momentum: Ukuran kekuatan suatu mata uang untuk bergerak di pasar.

Moving Average: Indikator teknis fundamental yang menunjukkan rata-rata suku bunga yang ditentukan dengan kalkulasi terhadap suatu rentang waktu tertentu.

Open Position: Posisi jual atau beli suatu pasangan mata uang dalam kondisi pasar terkini.

Order: Perdagangan yang siap dieksekusi oleh seorang broker guna melaksanakan jual atau beli suatu mata uang dalam suatu harga tertentu.

Percentage Allocation Management Module (PAMM): Sistem yang membolehkan para trader untuk mengatur dana para investor yang diinvestasikan melalui PAMM.

Pivot Point: Dukungan utama atau kawasan resistensi yang ditentukan oleh tren penutupan sebelumnya, serta harga teringgi dan harga terendah posisi sebelumnya.

Pip (point): Digit terakhir dalam suatu nilai kurs (rate). Contoh: EUR/USD 1 point= 0.0001. Pengecualian pada aturan pip adalah pasangan mata uang yang terdapat Yen Jepang (JPY) di dalamnya dimana pip yang digunakan adalah 0.01 daripada 0.0001.

Pipette: Sering dipakai oleh BabyPips, Pipette adalah seper sepuluh dari satu pip. Jika AUD/USD bergerak dari 1.00898 menuju 100899, ini berarti bergerak satu pipette.

Profit (Gain): Ekuitas positif yang diperoleh dengan menutup posisi buka yang menguntungkan.

Principal Value: Jumlah awal dari total uang yang diinvestasikan.

Quote Currency: Mata uang kedua dalam suatu pasangan mata uang.

Resistance: Istilah teknis yang merujuk pada titik teratas pada grafik kenaikan harga mata uang saat itu.

RSI (Relative Strength Index): Indikator yang digunakan untuk mengukur kecenderungan pergerakan harga dengan membandingkan tren bullish dan bearish.

Scalping: Mengambil banyak posisi untuk keuntungan jangka pendek.

Slippage: Merujuk pada pelaksanaan order untuk harga yang tidak sama dengan yang diharapkan. Likuiditas rendah biasanya menjadi penyebab slippage.

Spread: Perbedaan pasangan mata uang antara harga yang dipasang (bid price) dengan harga yang diminta (ask price).

Standard Lot: Satuan yang merujuk pada 100,000 unit base currency dari pasangan yang terbilang.

Stop-Limit Order: Order untuk menjual atau membeli untuk suatu harga tertentu atau dibawahnya.

Stop-Loss: Titik yang ditentukan oleh investor dimana posisi yang sedang terbuka akan ditutup jika telah tercapai. Hal ini biasanya dilakukan untuk menghindari kerugian besar-besaran jika pasar bergerak kearah yang berlawanan dengan trade yang dipasang seorang trader.

Support: Istilah teknis yang merujuk pada garis-garis pada grafik perdagangan yang menahan pergerakan bearish dalam harga mata uang saat itu.

Swap: Pembayaran yang dilakukan untuk mempertahankan posisi perdagangan Anda.

Take-Profit: Titik pada saat transaksi akan ditutup ketika pasar mencapai suatu harga tertentu. Hal ini dilakukan untuk melindungi seorang trader dari kerugian atau kehilangan keuntungan.

Technical Analysis: Analisis pasar yang dilakukan dengan mengamati grafik dengan menggunakan indikator dan perangkat tertentu.

Trend: Pergerakan pasar kepada suatu arah tertentu.

Useable Margin: Jumlah uang yang tersedia dalam suatu akun yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi.

Used Margin: Jumlah uang yang dalam suatu akun yang telah digunakan.

Volatility: Ukuran jumlah fluktuasi harga pada pasangan mata uang dalam rentang waktu tertentu.

VPS (Vitual Private Server): Seperangkat komputer yang terbagi atas memori, CPU, dan penyimpanan data.