Strategi Jual Beli Forex

Meski bukan faktor terpenting dalam urusan jual-beli forex, penggunaan strategi jual beli forex tertentu dalam trading forex merupakan suatu tantangan tersendiri bagi trader tingkat pemula. Sederhananya, strategi jual-beli forex adalah sekumpulan aturan atau petunjuk dalam pelaksanaan jual beli forex.

Di situs ini akan saya paparkan tiga kategori umum dalam strategi jual-beli forex, yakni: Trend Trading, Range Trading, dan Range Breakout. Ingat, setiap strategi jual-beli forex yang baik adalah strategi yang menjelaskan tidak hanya tentang manajemen transaksi forex semata, namun juga bagaimana memulainya dan mengakhirinya.

strategi-jual-beli-forex

Ada beberapa hal yang musti diperhatikan dalam memutuskan strategi manakah yang akan digunakan. Hal ini karena ada banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh seorang trader dalam melaksanakan jual-beli forex:

Berapa lama Anda akan bertahan?

Jika Anda nyaman dengan bertahan dalam suatu proses jual-beli forex selama beberapa hari atau beberapa pekan, mungkin Anda akan mencoba position trading. Meski begitu, jika Anda merasa bukan seorang yang bisa sabar dan tidak sudi melakukan jual-beli forex seperti ini, ada baiknya Anda melakukan scalping.

Seperti apa kepribadian Anda, dan sejauh mana kepribadian Anda berpengaruh terhadap transaksi?

Hal ini mungkin tidak relevan, namun seperti itulah kenyataannya. Jika Anda adalah tipe orang yang tidak bisa diam, ada kemungkinan Anda akan memilih untuk melakukan scalping, dan hal ini tentu akan menyulitkan Anda dalam melakukan Position Trading. Meski begitu, hubungan antara kepribadian dan transaksi tersebut tidak melulu benar karena adanya tuntutan untuk menyesuaikan diri, khususnya ketika harus melakukan scalping atau day-trading karena desakan waktu.

Sering terjadi gesekan antara kepribadian seorang trader dengan proses jual-beli forex, yang bisa membuat seseorang sulit mencapai kesuksesan. Sebagai contoh, seorang trader yang berwatak pemberontak akan cenderung melawan semua aturan yang mengekangnya. Dalam kasus seperti ini, seorang trader yang baik hendaknya menyesuaikan dirinya dengan menyadari bahwa jual-beli forex yang dilakukan tanpa aturan bisa menjadi sesuatu yang bisa sangat berbahaya.

Kondisi pasar seperti apa yang bagus untuk Anda?

Setiap transaksi antar mata uang (currency pair) selalu mengalami masa-masa penguatan, atau ranging . Pada saat-saat seperti inilah kemudian banyak trader mengalami kesulitan. Kebanyakan strategi-strategi forex, kecuali range trading, tidak dilengkapi dengan cara tertentu untuk menghadapi ranging. Maka dari itu, seorang trader hendaknya mempertimbangkan hal-hal seperti ini, dan menentukan kondisi pasar seperti apa yang siap dia hadapi, atau yang ia sukai. Dari sini kemudian dia dapat melanjutkan upayanya dalam mengembangkan strategi-strategi yang tepat.

Seberapa besar dana nasabah yang akan Anda gunakan?

Hal ini merupakan sesuatu yang penting untuk dipertimbangkan karena banyak metode transaksi forex yang tidak memiliki cara untuk mengantisipasi isu seberapa besar dana nasabah yang harus digunakan. Seringnya hal ini membawa keuntungan dalam suatu kurun waktu tertentu, namun rentang waktu penggunaan dana nasabah yang lama dan berkepanjangan bisa menjadi suatu hal yang tidak bisa ditolerir. Masalah penting lainnya adalah fakta bahwa suatu sistem bisa jadi belum teruji secara menyeluruh agar seorang trader memiliki ekspektasi tinggi terhadap kinerja suatu strategi. Oleh karena itu, penting kiranya agar seorang trader selalu berpikir matang-matang apakah suatu strategi jual-beli forex dirasa tepat dengan dirinya.

Terlepas dari semua jenis strategi jual-beli forex, diri seorang trader itu sendiri merupakan, dan akan selalu menjadi aset terbesar baginya dan ia harus bertanggungjawab untuk itu semua. Bisa jadi dalam suatu waktu, strategi yang ecek-ecek justru berbuah maksimal. Bisa juga, suatu strategi jual-beli forex yang dianggap paling bagus justru mengalami kegagalan karena sang trader kurang mempertimbangkan hal-hal di atas.



About Jeremy